Cara Menghabiskan 48 Jam di Lombok, Indonesia

Dikenal sebagai pulau saudara yang lebih santai di Bali, Lombok memiliki pesona yang menjadikannya sebagai pilihan liburan ketika kerumunan di pulau yang lebih populer menjadi terlalu banyak untuk ditangani.

Hari 1: Kepulauan Gili

Terdiri dari tiga pulau kecil di lepas pantai Lombok, kepulauan ini telah menjadi keharusan dikunjungi, terutama di kalangan wisatawan asing. Gili adalah tujuan utama untuk backpacker, dan akomodasi yang terjangkau telah menjamur di antara yang paling berkembang dari ketiganya: Gili Trawangan (atau Gili T, seperti yang biasa disebut). Selain asrama, pulau ini sekarang memiliki banyak pilihan hotel dan resor untuk setiap anggaran. Kapal terakhir berangkat sebelum gelap, jadi jika Anda ingin mengalami kehidupan malam Gili yang terkenal, Anda harus bermalam.

Pagi: Jelajahi Gili Trawangan

Kepulauan Gili dapat dicapai melalui perjalanan perahu 30 menit dari pelabuhan Senggigi Lombok atau pelabuhan umum Bangsal. Rute yang paling umum adalah ke Gili Trawangan. Mulailah dengan menyewa sepeda — itu akan menjadi transportasi Anda sepanjang hari. Seluruh pulau membutuhkan sekitar dua jam untuk berkeliling jika Anda merasa energik. Anda juga bisa berhenti kapan saja di pantai untuk berjemur atau menyesap es kelapa muda. Selain pantai-pantai indah, Gili T memiliki bukit yang indah yang menyembunyikan sisa-sisa bunker senapan mesin dari Perang Dunia II.

Sore: Petualangan Air dan Island-Hopping

Gili Trawangan memiliki beberapa tempat menyelam dan snorkeling, di mana Anda hampir pasti akan menemukan spesies yang sulit ditangkap seperti penyu atau pari manta berkeliaran di sekitar terumbu karang yang berwarna-warni. Beberapa pantai, terutama di sisi timur, sempurna untuk berselancar dan olahraga air lainnya.

Mencari lebih banyak? Jangan lupa bahwa Gili T hanyalah yang pertama dari tiga pulau. Pergilah ke Gili Air di dekatnya, baik untuk terus bersantai di pantai yang masih alami atau menggunakan kembali snorkel itu dan terjun ke laut untuk menemukan satwa liar yang lebih memikat.

Sekarang untuk yang terakhir dari Gili. Tidak banyak yang bisa dilakukan di Gili Meno, dan itulah intinya. Banyak wisatawan menjejakkan kaki di pulau ini dengan tujuan semata-mata tidak melakukan apa-apa, dengan latar belakang pulau yang menakjubkan dan angin tropis yang sejuk. Tetapi jika Anda masih memiliki nafsu terhadap laut, Meno Wall adalah terumbu karang yang mengesankan.

Malam: Matahari terbenam di Gili T

Ini bisa menjadi getaran santai, bayangan Lombok di latar belakang, garis pantai yang megah, atau kombinasi dari ketiganya, tetapi banyak yang menyatakan matahari terbenam di Gili T menjadi salah satu pemandangan terbaik yang pernah mereka lihat.

Larut Malam: Pesta di Gili T

Kembali pada tahun 1990-an, ketika pulau itu hanya dikunjungi oleh backpacker yang paling suka bertualang, Gili T juga merupakan surga bagi hewan pesta dengan hampir tanpa batasan dan tanpa polisi. Meskipun pulau itu tidak liar seperti dulu, kehidupan malam masih cukup meriah.

Bahkan jika Anda tidak suka berpesta, malam hari di Gili T masih bisa sangat menakjubkan. Ada banyak pasar malam dengan banyak makanan jalanan untuk dinikmati dan hiburan untuk ditonton.

Hari 2: Lombok Daratan

Pagi: Berangkat dari Gili T

Sebelum mengucapkan selamat tinggal pada Gili T, singgahlah ke pasar seni untuk mendapatkan beberapa oleh-oleh buatan tangan lokal. Mungkin sulit setelah semua berpesta dan berpetualang, tetapi cobalah untuk pergi sedini mungkin untuk memeras lebih banyak petualangan di daratan Lombok.

Siang: Makan siang di Senggigi

Senggigi adalah kawasan wisata paling berkembang di Lombok, dan karenanya memiliki banyak restoran untuk dipilih untuk makan siang. Kota tepi laut juga sempurna untuk bermalas-malasan, sebelum melanjutkan ke sisi selatan pulau.

Sore: Beach Safari

Sama seperti pulau saudara Bali, pantai-pantai yang paling menakjubkan di Lombok terletak di sisi selatan. Anda dapat dengan mudah menghabiskan sepanjang sore menjelajahi pantai demi pantai. Beberapa yang populer termasuk Pantai Pink dunia lain, Tanjung Aan yang indah dengan bukit-bukit megah, dan Kuta, yang menyandang nama yang sama dengan pantai terkenal di dunia di Bali, tetapi jauh lebih tidak turis dan lebih murni.

Malam: Matahari terbenam di Selong Belanak

Terkenal dengan garis pantai putih yang luas dan bukit-bukit subur di sekitarnya, pantai ini tampak seperti dicabut begitu saja dari majalah perjalanan. Terlebih lagi, mereka yang tinggal selama matahari terbenam akan diberkahi dengan pemandangan indah warna-warna magis, dengan latar belakang pegunungan dan bukit siluet di kejauhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *